Kamis, 24 Mei 2018

(3) Kemungkinan



Skenario apa ini ya Allah? Ketika aku meminta dipertemukan dengannya jika dia memang jodohku, Engkau mempertemukan kami. Namun mengapa di saat yang bersamaan Engkau juga menperdengarkanku kabar jika ternyata ia telah meminang gadis lain. Lalu sebenarnya dia ini jodohku atau bukan ya Allah? Apa ini maksud dari tikung dengan doa? Sebelum ijab itu terucap kemungkinan itu pasti ada kan ya Allah?

(2) Telephone Nyasar dan Seseorang Bernama Rudi


Dini begitu fokus pada ketikan keyboard dan klik-klik mouse pada benda kotak persegi berukuran 14 inc. Netra beningnya bergerak aktif memindai tulisan kecil pada kertas ke layar komputer. Tiga puluh menit berlalu, namun jumlah halaman di kertas genggamannya hanya berkurang sedikit. Dini pun mengencangkan otot-ototnya yang terasa kaku.

(1) Bunga Melati Pengantin



Katanya kalau kita menghadiri acara pernikahan, curilah bunga melati dari mempelai perempuan. Niscaya kita akan segera menyusul ke pelaminan.

Awalnya Friska Pradini tak cukup percaya dengan mitos di atas, namun setelah membuktikan sendiri, mau tak mau ia memercayainya. Masih jelas di benak, kala berfoto dengan sang pengantin yang notabene teman satu angkatan di fakultas ilmu komunikasi, dengan jahil tangannya diulur ke belakang dan mencuri tiga buah melati yang tersemat indah di hijab pengantin. Sambil menahan kikikan, Dini turun dari  pelaminan dan segera meninggalkan tempat acara bersama rombongan teman yang juga turut diundang.

Minggu, 08 April 2018

Selamat Pagi, April!

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. 
#Nasihatlama 

April memang telah berlalu sepekan, namun masih belum terlambat untuk mengucapkan selamat pagi untuk April. 

Seperti yang telah kita ketahui, April merupakan sebuah bulan yang menjadi simbol bagi perempuan. Di bulan April diperingati hari Kartini, di bulan April pula banyak teman wanita saya yang hebat-hebat berulang tahun. Emansipasi wanita atau kesetaraan gender diagung-agungkan di bulan ini. Namun bagaimana sejatinya arti dari kesetaraan gender itu sendiri? 

Sabtu, 17 Maret 2018

Alhamdulillah, Selesai Diwisuda

"Tak ada yang mampu membuat hari bergetar, kecuali saat Ibu mengatakan bangga dan terharu atas perjuangan seorang anak." - Dia Sarii

Masih segar dalam ingatan, 5 tahun lalu, tepatnya ketika kelas XII, saya dan teman sebangku membuat peta perjalanan hidup yang harus kami lalui 5 sampai 10 tahun ke dapan. Waktu itu saya membuat 2 planner yang berbeda. Dengan harapan, minimal satu diantara kedua planner tersebut benar-benar bisa saya raih.

Planning yang pertama adalah, kuliah di Universitas Negeri dengan jalur bidikmisi sambil bekerja paruh waktu. Sedangkan planning kedua adalah, kuliah di luar kota di sebuah perguruan tinggi ikatan dinas. Dan Alhamdulillah ... Allah maha baik kepada saya, sehingga kemarin tanggal 15 Maret 2018 saya diwisuda. Satu dari kedua planner tersebut diijabah oleh-Nya.

Sungguh bukan perjuangan yang singkat dan mudah. Saya harus bersaing dengan ratusan siswa lainnya kala itu untuk mendapatkan beasiswa bidikmisi. Kerja keras, air mata serta doa kedua orangtua akhirnya mengantarkan saya mendapatkan beasiswa tersebut. Hingga kemudian, kemarin adalah puncak dari segala usaha dan doa selama ini.

Wisuda kemarin bukanlah akhir, namun merupakan titik balik yang akan membawa saya ke kehidupan yang sebanarnya. Bismillah ....